Kursus Online Dari LinkedIn Bagi Pengguna

Kursus Online – LinkedIn sebagai salah satu situs sosial media, kini telah melakukan terobosan baru berupa jasa pelatihan online atau bisa juga dikatang sebagai kursus online. Tujuan dari diadakannya pelatihan ini adalah agar para penggunanya dapat meningkatkan kemampuan, kredibilitas dan juga profesionalitas.

LinkedIn sebagaimana kita ketahu bersama merupakan salah satu situs sosial media terbesar yang berfokus pada member yang bertujuan untuk mencari pekerjaan dan saling berinteraksi antara satu sama lain baik perusahaan maupun individu.

Untuk menunjang terobosan dari LinkedIn tersebut, pihaknya telah mengakuisisi salah satu web perusahaan terkenal yang merupakan situs kursus online yang di awaki oleh tenaga tenaga ahli dan mumpuni dalam bidangnya masing-masing, yaitu Lynda.com. Situs ini dipilih oleh pihak LinkedIn karena sesuai dengan tujuan mereka yaitu untuk meningkatkan kemampuan para anggotanya dalam kemampuan, kehalian dan profesionalitas anggota sesuai dengan bidang yang mereka jalani saat ini.

Untuk memuluskan visi mereka CEO dari LinkedIn, Jeff Winer dengan tanpa ragu lagi menggelontorkan dana sebesar 1,5 milliar USD atau setara dengan Rp. 20 triliun. Dana yang cukup fantastis demi menyatukan dua perusahaan tersebut demi mewujudkan keinginan bagi para user selama ini.

Materi yang diajarkan dalam kursus online yang diadakan oleh pihak Linkedin diantaranya Web Design, Pemrograman komputer, Web Development, Animasi, editing dan produksi video hingga bisnis dan pendidikan. Materi ini dikemas dalam dua paket, yaitu: Paket dasar, dimana para member diharuskan membayar sebesar US$250 selama satu tahun. Paket yang kedua adalah paket kursus online premium dan agen bola yang membernya diharuskan membayar sebesar US$375 selama setahun.

Sesuai SK, PSSI dibekukan Hingga Akhir Tahun

Imam Nahrawi selaku Menteri Pemuda dan Olahraga (MENPPORA) bersikukuh bahwa Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) tetap dibekukan. Meskipun telah melakukan meidiasi dengan PSSI menpora tetap memutuskan untuk membekukannya. SK menpora tentang pembekuan itu berlaku hingga Desember usai Kongres Luar Biasa (KLB) FIFA mendatang.

Mereka telah mengkomunikasikan perihal pembekuan tersebut dengan pihak AFC agar sanksi FIFA terus dipertimbangkan. Sebelum pencabutan SK dilakukan, menpora berharap FIFA telah menyelesaikan masalah yang ada dalam rumah tangga FIFA sendiri tegasnya, seusai rapat dengan PSSI di gedung Kemenpora pada hari selasa 23-06-2015.

Setelah FIFA menggelar kongres maka sanksi pembekuan baru akan dicabut. Urusan internal ditubuh FIFA sendiri masih belum kelar.

Menpora akan menggelar berbagai kegiatan sepak bola di Indonesia sembari menunggu kongres FIFA digelar. Dalam waktu dekat Menpora telah menyetujui berbagai usulan tim transisi berkaitan dengan berbagai turnamen.